Allahu Akbar, Mukjizat Rasulullah Membelah Bulan Telah Dibuktikan Sendiri 0leh NASA.

Membelah bulan menjadi salah satu mukjizat Rasulullah SAW, fenomena ini pun terdapat di dalam Alquran. Peristiwa ini terjadi sewaktu Rasulullah SAW masih berada di Mekkah.

Orang-orang kafir Quraisy datang menantang Rasulullah SAW, apakah Ia mampu membelah bulan? Jika bisa maka mereka akan beriman dalam Islam.

Lalu Rasulullah SAW berdoa kepada Allah SWT dan terbelahlah bulan. Orang-orang kafir Quraisy terperanjat melihat bulan benar-benar terpisah, bukan hanya sekedar retak.

Namun walaupun benar mereka tidak menepati janji. Bukannya beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, mereka justru menuduh Rasulullah SAW sebagai tukang sihir.

Banyak bukti yang menunjukkan kebenaran mukjizat Rasulullah SAW membelah bulan tersebut. Misalnya bukti bahwa bulan memiliki bekas terbelah sepanjang permukaannya.

Kesaksian raja India semasa zaman Rasulullah SAW yang kemudian diabadikan dalam transkrip kuno yang disimpan di museum bahwa ia pernah melihat bulan terbelah,

dan bukti-bukti lain yang mendukung. Berikut bukti mukjizat Rasulullah SAW membelah bulan atas izin Allah SWT. (sumber youtube : Vinza)

Kisah Rasulullah Membelah Bulan
Tiada habisnya orang-orang kafir mengzalimi Rasulullah SAW.
Mulai dari memfitnah hingga menyuruh Rasul melakukan sesuatu yang menurut mereka hal yang mustahi,

yaitu membelah bulan.
Namun, dengan izin Allah SWT, Rasulullah SAW dapat melaluinya dengan sabar.

Kisahnya:
Jumlah orang-orang mukmin terus bertambah seiring berjalannya waktu. Sementara itu, orang-orang jahat tidak juga menghentikan kekejaman mereka. Mereka bahkan terus menantang Rasulullah SAW. Pada suatu hari,

orang-orang kafir kembali mengelilingi Rasulullah SAW. Mereka punya rencana baru untuk menyudutkan beliau. Mereka meminta Rasul SAW melakukan sesuatu yang menurut mereka mustahil untuk dilakukan.

Nanti saat melihat beliau tidak bisa melakukannya, mereka akan mengolok-olok beliau. Dengan pemikiran seperti itu, mereka berkata,

“Kalau engkau memang seorang nabi, tunjukkan mukjizat kepada kamu. Misalnya, belahlah bulan purnama di atas kepala kita menjadi dua.

Letakkan yang sebelah di atas gunung ini dan sebelah lagi di atas gunung itu,” kata orang-orang kafir. “Kalau aku dapat melakukannya apakah kalian akan percaya padaku?” tanya Rasul SAW.

Bulan Berpisah Dua

Allah Yang Maha Tinggi memberikan kuasa kepada Rasulullah untuk melakukan mukjizat seperti yang telah Dia berikan kepada para nabi sebelumnya.

Sekiranya Rasulullah SAW mahu, dia dapat berdoa kepada Allah SWT dan dengan izin-Nya, banyak kejadian luar biasa akan berlaku. Namun, dia mahu orang berfikir dan mencari jalan yang betul dengan fikiran mereka sendiri.

Pada masa itu, Rasulullah, yang kelihatan lebih cantik di bawah cahaya bulan, pertama kali berdoa agar orang-orang yang sesat akan menemui jalan yang benar.

Kemudian dia menunjuk jarinya ke bulan. Sinar perak dengan cahaya bintang dapat dilihat terbentang di atasnya. Rasulullah SAW membuat garis dari puncak bulan ke bawah.

Pada waktu itu, tidak ada yang percaya atau sepenuhnya memperhatikan apa yang sedang berlaku. Setelah dilantik oleh Rasulullah, bulan dibahagi dua.
Subhanallah… ..Sungguh luar biasa.

Separuh bulan berada di satu gunung dan separuh lagi berada di gunung yang lain. Allah Maha Besar. Allah Yang Maha Tinggi telah membelah bulan untuk Nabi-Nya yang dikasihi.

Nabi berulang kali berkata kepada orang-orang kafir,

“Tonton !!, Tonton !!!”

Bahkan orang-orang kafir bermata lebar.

Mereka tidak percaya apa yang mereka lihat. Mereka saling berpandangan setelah mengetahui perkara itu. Bibir Rasulullah SAW terus membisu

Terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan keajaiban ini. Ketika kedua-dua bahagian bulan itu bersatu kembali, orang-orang kafir sangat terkejut dan takut.

Mereka hanya berkata,

“Sihir !!!, Sihir !!!”

Kesaksian Pengembara.

Pagi selepas kejadian itu, tanah Mekah bergolak. Semua orang bercakap mengenai peristiwa ajaib malam tadi. Apabila umat Islam bercakap tentang keindahan acara ini,

orang kafir sebaliknya mengatakan bahawa apa yang mereka lihat semalam tidak nyata.

sebahagian daripada mereka berkata,

“Kami hanya akan memberitahunya bahawa dia hanya menunjukkan kepada kami sihir.”
Orang kafir tahu bahawa pengaruh sihir tidak akan jauh.

Oleh itu, mereka memutuskan untuk bertanya kepada pelancong yang datang dari jauh, apakah mereka juga melihat kejadian bulan terbelah malam tadi.

Mereka sedang menunggu kedatangan para pelancong.

Sebaik sahaja pelancong tiba, orang-orang kafir segera mendekati mereka dan bertanya apakah mereka juga melihat bulan terbelah dua semalam

Ternyata mereka juga melihat bulan terbelah dua dan kemudian bersatu kembali. Dengan teruja, para pelancong menceritakan secara terperinci apa yang mereka lihat semalam.

Walaupun mereka telah mendengar kesaksian para pengembara, orang-orang kafir masih tidak percaya.
mereka kata,

“Sihir Muhammad bahkan sampai ke langit,” kata orang-orang kafir. Orang-orang kafir telah menutup mata mereka, walaupun mereka telah melihat perkara yang sebenarnya,

masih dia berpaling, berpantang. Dan inilah kehebatan Rasulullah SAW, dia tidak pernah sombong, bahkan selalu bersyukur dengan keajaiban yang terjadi, dia masih penuh cinta,

terus berdoa agar orang-orang kafir tidak degil dan bersedia mengikuti ajaran yang disampaikannya.

Sumber dan Kredit: Kaki Viral