(Hadist Sahih) Su𝚊tu Hari Gunung Emas Akan Muncul Di Daerah Ini. SubhanAllah

Kiam4t adalah akhir dari alam semesta ini. Allah SWT akan menghancvrkannya, membangkitkan seluruh makhluk ciptaannya, dan dimulailah masa perhitungan amal dan masa pembalasan.

Namun sebelum itu terjadi, terdapat beberapa tanda-tanda semakin dekatnya hari kiam4t, salah satunya adalah munculnya gunung emas di sungai Eufrat yang mengering.

Subhanallah, Gunung ini akan menjadi pere.butan banyak orang, namun Rasulullah SAW memerintahkan orang-orang yang patuh kepada sunahnya untuk jangan mendekati gunung tersebut.

Benarkah gunung itu ada? Banyak hadis yang menyebutkan mengenai gunung emas tersebut. Berikut beberapa di antaranya:

Dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan terjadi hari Kiam4t sehingga sungai Furat menyibakkan gunung emas, dan menyebabkan manusia saling berpe.rang. Maka dari setiap sepuluh orang akan terbunvh sembilan orang.” (HR. Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hampir saja sungai Eufrat mengumpulkan harta simpanan dari emas, siapa pun mendatanginya jangan mengambil apa pun.” Abu Isa berkata: Hadis ini hasan sahih. (HR. Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Kiam4t tidak terjadi hingga Furat mengumpulkan emas dari gunung, orang-orang berpe.rang karenanya.

Setiap seratus orang, sembilan puluh sembilan di antaranya terbunvh, dan setiap orang di antara mereka berkata: Siapa tahu akulah orang yang selamat.”

Telah menceritakan kepadaku dari Suhail dengan sanad ini dengan matan serupa. Ayahku berkata: Bila kau melihatnya, jangan mendekat.” (HR. Muslim)

Furat atau Al-Furat menurut Dr Syauqi Abu Khalil dari Athlas Al-Hadith Al-Nabawi adalah sebuah nama sungai yang mengalir dari timur laut Turki, dikenal dengan sungai Eufrat.

Sungai ini mengalir di tiga negara besar, Turki, kota Jarablus, Suriah dan kota Al-Bukmal, Irak, terakhir bertemu sungai Tigris di Al-Qurnah di Teluk Arab.

Panjangnya mencapai 2 ribu KM lebih sedangkan dua anak sungainya yaitu Al-Balikh dan Al-Khabur telah mengering.

Selain itu, k3ringnya sungai Eufrat ini adalah tanda-tanda bagi kemunculannya Al-Mahdi di akhir zaman, menurut kitab Al-Burhan fi ‘Alamat al-Mahdi Akhir az-Zaman.

Dalam Fathul Bari dijelaskan bahwa hadis di atas menyebutkan dengan tegas mengenai adanya gunung emas. Ini merupakan penafsiran yang sebenarnya,

bahwa yang akan muncul dari sungai Eufrat yang k3ring benar adanya berupa gunung emas, bukan minyak bumi seperti penafsiran banyak kalangan.

Gunung emas itu akan nampak setelah setelah sungainya mengering, sedangkan minyak bumi perlu alat-alat tambang di kedalaman tertentu untuk mengeluarkannya.

Selain itu, penyebutan sungai Eufrat artinya pengkhususan bahwa hanya di sungai itulah gunung emas berada. Sedangkan minyak bumi bisa ditambang di muka bumi mana pun.

Orang-orang tidak akan saling bunvh untuk mempere.butkan cadangan minyak bumi seperti yang diberitakan pada hadis tersebut. Jadi benarlah bahwa akan ada sebuah gunung emas ketika sungai Eufrat mengering.

Kaum yang mencintai Rasulullah SAW akan mengikuti segala perintah-Nya dengan menjauh dari gunung emas tersebut.

Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani sebab dilar4ngnya mengambil emas dari gunung tersebut adalah untuk mencegah terjadinya kekacauan dan saling bunvh di antara manusia.

Jadi, dapat kita simpulkan bersama bahwa salah satu dari tanda-tanda datangnya hari kiam4t adalah mengeringnya sungai Eufrat yang mengalir dari,

timur laut Turki dan hanya itu satu-satunya sungai yang dimaksud dalam beberapa hadis di atas, tidak ada sungai yang lain.

Setelah keringnya, akan nampaklah gunung emas yang nantinya akan banyak dipere.butkan orang sehingga dari 10 orang (100 dalam riwayat lain) maka akan terbunvh 9 (99 pada riwayat lain) hingga tersisa 1 orang saja.

Rasulullah SAW pada akhir hadis memperingatkan umatnya untuk tidak mendekati gunung tersebut. Kemunculan gunung emas ini, jelas merupakan ujian bagi,

orang-orang yang mengharap syafaatnya di akhirat. Barang siapa yang menuruti perintahnya maka ia akan selamat, sedang yang melanggar maka akan celaka.